Dangdut? siapa bilang norak ahh..


Ngomongin kampung, saya jadi inget kegemaran tetangga saya dulu, mereka itu adalah penggemar lagu dangdut dan lagu nasyid. Dan saya juga sering dengar celetukan kalo lagu dangdut itu katanya kampungan dan norak. Ahh..kata siapa? Mungkin karena mereka yg bilang demikian salah mendengarkan lagu dangdutnya..? Coba mereka sesekali mendengarkan lagunya Evie Tamala, Hamdan ATT, Meggy Z (alm), Rhoma Irama, dan lagu-lagu dangdut jadul lainnya. lalu resapi alunan musiknya, syairnya dan cara mereka bergoyang di atas panggung. Bandingkan dengan penyanyi dangdut masa kini yg cenderung mengumbar kesexiannya kala di atas panggung serta alunan musiknya yg sudah melenceng dari genre dangdut, sebut saja ; jupret, Trio harimau, dewi persik, dsb. Pasti akan sangat jauh perbedaannya.. Mungkin yg demikian “syah” di katakan norak *ini pendapat saya lho..* .
Yup…saya fikir lagu dangdut adalah sebagai identitas lagu bangsa Indonesia. Ga di kota dan ga di kampung, ada sebagian orang yg ketika mempunyai hajat (read, nikahan) tidak sedikit yg menampilkan hiburan dangdut, demikian juga dengan acara agustusan juga identik dengan panggung dangdut dsb. Jadi siapa bilang dangdut itu norak? Terlebih lagi jika sahabat² pecinta musik sejati, pasti anda akan tau kiblat aliran musik yg di adopsi sama bung Rhoma? Coba dengarkan melody-nya di lagu-lagu yg dulu pasti anda bisa menebakny
Saya pribadi menyukai semua aliran musik, selama itu enak di dengar dan nyaman ketika di tonton..mo lagu daerah, klasik, pop, rock, regge, hip-hop dan dangdut sekalipun selama musik dan penampilannya dalam lingkaran dangdut sebenarnya.

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: