DANGDUT KAH KITA?


Kayaknya nama musik Dangdut kian hari, kian miring, yang justru miringnya ke arah yang Negatif.Setelah Dunia dangdut pernah gempar akibat kemunculan INUL DARATISTA dengan aksi GOYANG NGEBOR nya, lalu pencekalan DEWI PERSIK di berbagai daerah akibat aksi panggungnya yang mengarah ke EXIBITIONIS dan yang paling seger adalah Album teranyar
JULIA PEREZ yang menyertakan KONDOM rasa PISANG

Apa yang terjadi dengan Dangdut kita…?

Dangdut adalah musik asli negara Indonesia, gak ada negara lain yang memiliki musik dangdut, ini sesungguhnya adalah aset bangsa, namun sayangnya aset ini kian lama menjadi terpuruk, dipandang sebelah mata dan gak punya reputasi.

Haruskah Dandut Seronok…?

Seronok dari kata Onok diberi imbuhan Ser- (ngarang2 aja!!!)
Makin sering televisi menayangkan berita mengenai aksi seronok penyanyi dangdut di atas pentas, baik itu Penyanyi Dangdut kelas Organ tunggal, hingga kelas Selebriti.

Goyang dangdut mereka sudah melanggar kaidah pergoyangan (emang ada gitu Kaidah Pergoyangan…?), lebih menjurus ke arah Erotisme bahkan PORNO AKSI yang tidak hanya di konsumsi oleh orang2 dewasa saja, tapi juga anak2.

Susu (cap) nona

Banyak mereka berdalih
“kalau gak Goyang, gak ada yang nonton”
“Ini bukan Vulgar tapi sensual”
“kalau gak goyang gak asyik”
“Saya kan menghibur…”

Halah… bisa aja lo pada nyari alasan,
mari kita tilik ke masa keemasan dangdut awal 80an hingga akhir 90an

Cici Faramida gak harus joget2 kayak orang epilepsi buat sukses

Camelia malik gak harus kemasukan setan dulu biar albumnya laku

Manis manja Grup gak harus tebar2 “pabrik susu” biar terkenal…

Vetty Vera gak harus joget sampe ngangkang kayak dewi persik biar punya banyak pens

Asep Irama gak harus goyang nge bor biar dapet duit (ya iyalah Asep irama kan buta…!!! lagipula siapa yg mo nonton Asep irama joget2…?)

Dangdut itu musiknya bukan goyangannya! bagaimana sang penyanyi bisa menghibur batin penikmatnya dengan alunan syahdu, penyemangat, dan pesan berguna(berDakwah misalnya :Rhoma irama), hidup Dangdut!

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: